
Jejak Kolaborasi 30 Guru: Mendalami Prinsip Deep Learning dalam Pelatihan Intensif di SMAS St. Klaus Kuwu
Oleh Gris Ambot, Guru SMAS St. Gregorius Reo
Selain mendalami filosofi, guru-guru juga dibekali keterampilan teknis penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) dan penguasaan asesmen pembelajaran melalui Learning Management System (LMS). Sesi refleksi dan berbagi dalam kelompok menjadi energi pendorong bagi para peserta untuk mendalami setiap materi kegiatan diselingi dengan ice breaking dan permainan menarik menambah antusiasme peserta.
Fase Pengimbasan dan Finalisasi RPM
Setelah kegiatan In-1, jejak pelatihan berlanjut ke sekolah masing-masing. Para guru segera melakukan Pengimbasan kepada rekan sejawat, memastikan konsep Pembelajaran Mendalam tidak hanya berhenti pada ruang pelatihan. Fase ini diikuti dengan penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam.
Tahap perencanaan ini ditindaklanjuti dengan sesi berbagi dan masukan dari rekan sejawat. Pada 10 November, guru-guru mempresentasikan RPM mereka, diikuti sesi diskusi perencanaan lanjutan pada 17 November untuk mendalami pemahaman peserta pelatihan terkait prinsip penyusunan RPM. Interaksi antar guru lintas sekolah ini menjadi ruang kolaborasi yang menumbuhkan suasana persaudaraan yang solid menambah energi positif, di mana ide disempurnakan dan kerangka pembelajaran diperkuat.