Di Bawah Sinar Fajar: Pelajaran Venezuela untuk Indonesia

Oleh Pascual Semaun, Misionaris Serikat Sabda Allah, tinggal dan bekerja di Paraguay, Amerika Latin

Kedaulatan sejati tidak diukur dari simbol negara, tetapi hidup dalam demokrasi yang nyata
dan kepemimpinan yang bermoral. Pengalaman Venezuela memperlihatkan bahwa simbol
demokrasi tanpa hukum yang adil dan institusi yang akuntabel hanyalah topeng. Pelajaran
untuk Indonesia jelas: demokrasi harus dijaga secara substansial, institusi harus dikuatkan,
dan moral kepemimpinan harus menjadi fondasi kedaulatan.

Membangkitkan nurani yang sempat hilang adalah tugas kolektif. Warga, pejabat, dan
institusi harus menegaskan kembali prinsip moral dan etika sebagai fondasi kedaulatan.
Hanya dengan refleksi kritis, pembelajaran dari sejarah, dan keberanian menghadapi
ketidaknyamanan moral, kedaulatan akan menjadi nyata—bukan simbol kosong—
melindungi rakyat, menegakkan keadilan, dan menuntun bangsa menuju masa depan yang
stabil dan beradab.

Di Bawah Sinar Fajar

Di bawah sinar fajar kita berdiri,
menatap masa lalu yang bersemi.
Jejak langkah bangsa tercatat di hati,
ada tanya dalam tiap sunyi.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More