Dari Reo untuk Bumi: Potret Antusiasme Siswa SMAS St. Gregorius Perangi Plastik Lewat Kokurikuler Literasi

Oleh GregoriusAmbot,S.Pd,Gr (Guru SMAS St. Gregorius Reo)

Febri Nagut, selaku fasilitator, mengungkapkan kepuasannya terhadap desain kegiatan yang dinilainya “sangat luar biasa”.

“Topik ini sangat dekat dengan kehidupan siswa,” ujar Febri. “Alur kegiatannya sangat jelas dan runtut, sehingga kerja anak-anak bisa diukur dengan baik.”

Struktur yang rapi inilah yang membuat transisi dari teori ke praktik berjalan lancar. Siswa tidak hanya diajak meratapi kondisi bumi yang penuh plastik, tetapi dituntun langkah demi langkah untuk memahami dampak sistemik hingga menawarkan solusi konkrit syang bisa mereka lakukan di rumah.

Gelar Karya: Sebuah Awal, Bukan Akhir

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Publikasi dan Gelar Karya pada hari terakhir,Sabtu(13/12/2025). Infografis, video, peta pikiran dan hasil riset dipamerkan dengan bangga. Antusiasme siswa terlihat jelas; mereka saling menjelaskan karya, berdebat solusi, dan merayakan kreativitas.

Kegiatan kokurikuler di SMAS St. Gregorius Reo ini membuktikan bahwa pendidikan lingkungan hidup tidak harus membosankan. Dengan pendekatan literasi yang menyentuh hati dan aksi nyata, sekolah ini berkomitmen untuk melahirkan ribuan agen perubahan yang siap menjaga lingkungan, dan Bumi, agar tak lagi tenggelam dalam lautan plastik.***

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More