Dari Reo untuk Bumi: Potret Antusiasme Siswa SMAS St. Gregorius Perangi Plastik Lewat Kokurikuler Literasi
Oleh GregoriusAmbot,S.Pd,Gr (Guru SMAS St. Gregorius Reo)
Tahap ini menjadi langkah awal dimulai dengan membangun konsep pengetahuan. Siswa diajak menyelami literatur melalui bedah artikel, jurnal ilmiah, dan studi kasus terkait produksi plastik, bahaya mikroplastik, hingga kebijakan pengelolaan sampah. Namun, pemahaman tidak berhenti di atas kertas. Siswa terjun langsung ke lapangan melalui kunjungan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) lokal atau area studi kasus terpilih. Di sana, mereka melakukan observasi empiris dan mendokumentasikan kondisi nyata tumpukan sampah, mengubah teori menjadi pengalaman visual yang menggugah kesadaran.
Siswa tidak hanya membaca artikel, namun mereka keluar dari zona nyaman, melangkah keluar, mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan titik-titik rawan tumpukan sampah di sekitar Reo.
Di sana, mereka tidak hanya melihat, tetapi memungut, memilah, dan mengidentifikasi jenis plastik yang paling dominan mencemari lingkungan mereka. Bau menyengat dan kotoran tak menyurutkan semangat mereka untuk mendapatkan data akurat.