Bersabar, Semua Ujian Akan Berlalu

Oleh: Fransiskus Ndejeng

Kalau dikaitkan dengan konteks “bersabar”, sesuai judul artikel ini, penulis mengajak sidang pembaca sosmed untuk berpikir mundur, sambil merenungkan, bahwa hidup ini perlu permenungan, butuh sebuah refleksi (Socrates), seorang filsuf Yunani, 470-399 SM;  Hidup perlu difleksikan dan hidup tanpa refleksi bukanlah hidup yang layak.

Bersabar, semua ujian akan berlalu, mau menunjukkan, bahwa selama ini, kita hidup berjalan monoton dan penuh rutinitas, tanpa adanya sebuah refleksi untuk menemukan apa arti hidup yang sebenarnya. Lewat ujian yang datang bertubi tubi dan silih berganti, secara internal, bahwa kita memiliki banyak keterbatasan dan rapuh.  Secara fisik; sejak lahir, tumbuh dan kembang, menjadi dewasa dan bertanggung jawab, secara bertahap akan perlahan nan pasti akan kembali ke titik nadir. Mungkin lebih tepat, kita berasal dari debu tanah, dan kembali menjadi debuh tanah (Kisah Penciptaan). Penulis angkat sebuah contoh konkrit, para guru dan pegawai beragama Katolik SMP Negeri 1 Komodo, Manggarai Barat, selama sehari, 17 Desember 2021, di Biara Bruderan MOP Cowang Dereng, Labuan Bajo,Manggarai Barat, melaksanakan Rekoleksi menyongsong kedatangan Sang Emanuel; dengan meninggalkan sejenak dari rutinitas kerja untuk mengintropeksi diri sambil merenung apa dan bagaimana  hidup itu agar tambah bermakna bagi diri dan bagi Tuhan yang disembah. Batin kita perlu dicash agar senantiasa berenergi dalam hidup ini.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More