Ahli Komodo Tim S. Jessop dan Peran Ekologis Komodo
Oleh: Yohana Erica K. Putri (Peneliti, Institut Komodo, Jakarta)
Predator puncak juga memiliki pengaruh kuat pada predator lain, herbivora, dan tanaman; maka predator puncak dapat menjadi unsur penting dalam konservasi alam (Estes et al., 2011: 301–306). Sedangkan manusia menciptakan budaya baru yakni interaksi melalui ekowisata, bukan lagi berburu predator puncak, yang kini terancam oleh perubahan iklim, seperti beruang kutup. Ini pula poin penting dari riset Tim S. Jessop et al. (2020) tentang Komodo dragon.
Studi peran ekologis Komodo dragon, hanya satu contoh dari karya ilmiah Dr. Tim S. Jessop tentang Komodo dragon. Sejak tahun 2002, Dr. Tim S. Jessop sangat gigih meneliti Komodo dragon. Maka sebutan-gelar Dr. Tim S. Jessop selama ini ialah ‘Komodo dragon ecologist’. Sejak 2002, Dr. Tim S. Jessop diperkirakan telah menghasilkan lebih dari 40-an karya ilmiah tentang Komodo dragon, yang dirilis oleh jurnal-jurnal ilmiah dunia, misalnya PLoS ONE (2010), Wildlife Research (2022), Journal of Zoology (2008), The Science of Nature (2016), dan Biological Conservation (2014).