
Jejak Kolaborasi 30 Guru: Mendalami Prinsip Deep Learning dalam Pelatihan Intensif di SMAS St. Klaus Kuwu
Oleh Gris Ambot, Guru SMAS St. Gregorius Reo
Sebanyak 30 guru utusan dari 10 sekolah di Manggarai, masing-masing mengutus tiga perwakilan, dalam sebuah jejak kolaborasi yang kuat dan penuh antusiasme dalam upaya transformasi pembelajaran. Selama kurang lebih dua bulan, mereka terlibat dalam rangkaian pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang intensif.
Kegiatan untuk Jenjang SMA/SMK Lokus 2 Kabupaten Manggarai berpusat di SMAS St. Klaus Kuwu. Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teori, melainkan perjalanan penting dari ruang virtual melalui Learning Management System (LMS),tatap muka di kelas hingga implementasi nyata di sekolah.
Kegiatan ini menjadi sebuah langkah strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam melakukan transformasi pendidikan telah dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi guru-guru.
Sekolah-sekolah yang berpartisipasi dalam pelatihan yang ini meliputi: SMAS St. Gregorius Reo, SMAN 1 Langke Rembong, SMAN 2 Langke Rembong, SMK Sadar Wisata Ruteng, SMKN 1 Wae Ri’i, SMAK Setia Bakti Ruteng, SMAK St. Fransiskus Xaverius Ruteng, SMK Mutiara Bangsa Reo, SMK St. Petrus Ruteng, dan SMK St. Aloisius Ruteng.